SukaNews.co

portal situs berita dan informasi mulai dari politik, wisata, hiburan, tips , pendidikan , teknologi, bisnis, lowongan kerja, otomotif, religi dan lain -lainya yang dapat Anda akses dengan mudah dan terpercaya

Semangat Iya Pak Anda Tidak Sendiri

Berita - Pendidikan Persidangan Kasus Guru yang memcubit muridnya di gelar di Pengadilan Negeri Sidoarjo.

sidang-kasus-guru-cubit-murid-di-sidoarjo

Semangat Iya Pak Dukungan Untuk Samhudi Guru SMP
Pengadilan Negeri Sidoarjo Kamis 4 Agustus 2016, Putusan Pengadilan Negeri Sidoarjo memvonis 3 bulan penjara dengan masa percobaan enam bulan, dalam sidang kasus guru yang mecubit muridnya di sidoarjo. Samhudi guru SMP Raden Rahmat, Kecamatan Balongbendo , Sidoarjo, Jawa Timur. Bapak guru ini di persidangkan lantaran ia telah mencubit salah satu muirdnya berinisaial SS .




kasus ini bermula ketika pak guru Samhudi menghukum siswa yang tidak mengikuti shalat dhuha dan ketahuan bermain -main di sungai, padahal sholah duha ini menjadi agenda kegiatan siswa yang di belakukan oleh pihak sekolah SMP Raden Rahmat Sidoarjo. Sisawa - siswa yang tidak mengikuti sholah duha tersebut ketahuan sedang bermain - main di sungai dan pada saat itulah samhudi guru smp tersebut menghukum mereka ada sekitar 30 murid yang dihukum oleh Samhudi dengan mencubit mereka salah satu diantaranya adalah SS anak dari Yuni Kurniawan.

 SS yang tidak terima di hukum guru tersebut denga cubitan lantas iapun pulang dan melapokan kejaduan tersebut kepada orang tuanya. Orang tua SS Yuni kurniawan yang juga anggota TNI AD kemudian melaporkan dugaan penganiayaan ini kepada pihak yang berwajib. 

 Kasus ini sebenarnya sudah melalui kesepaktan damai antara kedua belah pihak. Kedua belah pihak telah menempuh jalan damai melalui negosiasi yang di lakukan di rumah Ketua PGRI Sidoarjo, Suprapto, Sabtu 2 juli 2016 malam. " kedua belah pihak pun telah berdamai, Serka Yuni kurniawan pun juga telah menulis pernyataan terkait dengan pencabutan laporanya pada pertemuan yang berlangsung dua setengah jam tersebut yuni yang melaporkan kasus atas dugaan penganiayaan itu dan mencabutnya. suratnyapun telah di kirim ke intasi Pengadilan Negeri Sidoarjo. Dengan harapan kasus ini segera berhenti.

Semoga kasus tersebut kembali tidak terulang kembali karena guru merupakan orang tua kita yang kedua saat di sekolah dialah yang bertugas mengajari kita untuk disiplin dari yang belum kita ketahu menjadi tahu, Dia lah yang berperan serta mendidik kita selain orang tua kita untuk masa depan yang terbaik bagi kita. Layaknya kita sebagai murid harus menghormati mereka karena merekalah pahlawan tanpa tanda jasa. 

 

0 Response to "Semangat Iya Pak Anda Tidak Sendiri"

Posting Komentar